2.221 Calon Prajurit Jalani Seleksi di Kodam Pattimura
AMBON, 22 SEPTEMBER 2026 — Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menjamin seleksi penerimaan calon prajurit TNI...
AMBON, 22 SEPTEMBER 2026 — Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menjamin seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD di lingkungan Kodam XV/Pattimura dijalankan secara transparan dan akuntabel berdasarkan hasil seleksi yang objektif dan komprehensif. Dody di Ambon, Senin, mengatakan digitalisasi dan transparansi dalam proses seleksi terus dikembangkan untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjamin calon prajurit yang terpilih memenuhi standar TNI AD. "Digitalisasi serta transparansi dalam proses seleksi terus dikembangkan untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjamin terpilihnya prajurit yang memiliki kualitas, kemampuan, karakter tangguh, loyalitas, serta dapat dipertanggungjawabkan," katanya. Hal itu disampaikan Dody saat memimpin Sidang Pemilihan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 tingkat Sub Panpus Kodam XV/Pattimura di Shelter Heli Rindam XV/Pattimura, Desa Suli. Sebanyak 2.221 calon siswa mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung selama kurang lebih 16 hari. Seleksi dikerjakan secara bertahap meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, hingga penelitian personel (litpers). Kesiapsiagaan Personel dan Bakti Lapangan Menurut Dody, seluruh tahapan itu menjadi bagian penting untuk menilai kualitas, kemampuan, kesehatan, mental, dan integritas calon prajurit sebelum ditetapkan mengikuti pendidikan. "Setiap keputusan kelulusan harus didasarkan pada akumulasi data hasil seleksi yang komprehensif dan objektif," ujarnya. Ia menjelaskan sistem rekrutmen yang transparan, modern, dan berkualitas semakin penting seiring memasuki tahun kedua pembentukan satuan TP Tahap VI, khususnya untuk memenuhi kebutuhan personel. Dody juga mengapresiasi panitia seleksi yang telah menjalankan proses penerimaan secara cepat, tepat, dan akurat serta meminta seluruh pihak mempertahankan prinsip objektivitas selama proses seleksi. Selain proses seleksi, ia meminta para komandan pendidikan menjamin kesiapan sarana dan prasarana bagi calon prajurit yang nantinya dinyatakan lulus, antara lain barak, ruang kelas, dan fasilitas pendukung lainnya. Ia menekankan seluruh fasilitas itu harus dalam kondisi bersih dan layak serta siap mendukung pelaksanaan pendidikan prajurit. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Tirani Totalitas