Adhi Commuter Konfirmasi Kendala Keuangan di Proyek LRT City

Adhi Commuter Konfirmasi Kendala Keuangan di Proyek LRT City

Adhi Commuter Properti mengakui bahwa masalah keuangan menjadi penyebab mandeknya proyek Apartemen LRT City di beberapa...

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) mengungkapkan bahwa proyek pembangunan Apartemen LRT City di Tebet, Ciracas, dan Cibubur mengalami kendala serius. Kendala ini diakui sebagai dampak dari masalah keuangan yang tengah dihadapi perusahaan, termasuk proses restrukturisasi yang sedang berlangsung. Farid Budiyanto, Direktur Operasi ADCP, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini menghadapi tekanan likuiditas yang menghambat progres proyek. "Kondisi yang tengah dihadapi Perseroan saat ini, dipengaruhi oleh tekanan likuiditas, pelaksanaan proses restrukturisasi perusahaan, serta berbagai langkah strategis dalam rangka menjaga keberlangsungan usaha," ungkapnya. Proyek di ketiga lokasi tersebut tidak dapat diselesaikan secara bersamaan. ADCP berencana untuk menyelesaikannya secara bertahap sesuai dengan kondisi keuangan dan kemampuan perusahaan. Farid menambahkan, "Perseroan menyadari bahwa penyelesaian seluruh proyek belum dapat dilakukan secara bersamaan." Upaya perbaikan kondisi keuangan dan operasional juga tengah dilakukan. ADCP berusaha agar serah terima unit kepada konsumen dapat dilakukan sesegera mungkin. Perusahaan juga mempertimbangkan berbagai alternatif untuk mempercepat penyelesaian proyek, termasuk kerjasama dengan mitra kontraktor. Selain itu, ADCP meminta maaf kepada konsumen atas keterlambatan yang terjadi. Mereka berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang baik dengan konsumen dan memenuhi kewajiban yang ada. Farid menegaskan, "Perseroan memahami bahwa kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi para konsumen." Keterlambatan pembangunan Apartemen LRT City telah menjadi perhatian publik, terutama di media sosial. Beberapa konsumen mengungkapkan kekecewaan karena tidak mendapatkan informasi yang jelas mengenai status proyek yang mereka beli. Frans, salah satu konsumen Apartemen LRT City Cibubur, mengaku baru mengetahui tentang penundaan proyek tersebut melalui media sosial. Ia merasa tidak mendapatkan informasi yang memadai dari perusahaan. Kekecewaan yang sama juga dialami oleh konsumen lain, Bandar Guntur, yang merasa tidak dilibatkan dalam proses komunikasi terkait proyek yang sudah dibelinya. Dengan adanya masalah ini, banyak konsumen yang berharap agar ADCP segera menyelesaikan proyek dan mengembalikan uang mereka jika proyek tidak dapat dilanjutkan. Situasi ini menggambarkan tantangan yang dihadapi pengembang properti di tengah kondisi keuangan yang sulit. Sumber Detik.com

Tirani Totalitas