Dua Helikopter Pemadam Kebakaran Bertabrakan di Yunani
Dua helikopter pemadam kebakaran bertabrakan di Yunani saat berupaya memadamkan kebakaran hutan. Satu kru berhasil...
Dua helikopter pemadam kebakaran mengalami tabrakan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan di Yunani. Kejadian ini terjadi di tengah perjuangan negara tersebut melawan sejumlah kebakaran besar yang telah menghanguskan ribuan hektare lahan. Menurut laporan AFP pada Minggu (3/7/2026), insiden melibatkan dua helikopter Bell yang disewa oleh pemerintah dan terjadi di kawasan Psatha, sebelah barat Athena. Dinas pemadam kebakaran Yunani segera mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan ke lokasi untuk mencari dan mengevakuasi awak dari kedua helikopter. Media pemerintah Yunani, ERT, melaporkan bahwa satu dari dua kru berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara satu kru lainnya masih dalam pencarian. Rekaman televisi menunjukkan salah satu helikopter meledak dan jatuh ke tanah dalam keadaan terbakar, diduga akibat benturan baling-baling dengan helikopter lainnya. Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, mengungkapkan bahwa negara sedang menghadapi cuaca ekstrem dengan kecepatan angin mencapai 100 kilometer per jam. Ia menyatakan melalui akun Facebook-nya bahwa dalam kondisi seperti ini, bahkan puluhan pesawat yang tersedia tidak dapat beroperasi dengan aman. Hampir 500 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di sekitar Desa Porto Germeno, yang berjarak sekitar 70 kilometer di barat laut Athena. Para petugas berupaya mencegah penyebaran api ke wilayah pinggiran barat ibu kota setelah api melintasi kawasan pegunungan pada malam sebelumnya. Sementara itu, sekitar 100 petugas lainnya juga dikerahkan untuk menghadapi kebakaran di wilayah Aigialia, di utara Peloponnese. Kebakaran baru juga dilaporkan terjadi pada Sabtu malam di Pulau Cephalonia, yang merupakan salah satu tujuan wisata populer di Laut Ionia. Kantor berita ANA melaporkan bahwa seorang pria berusia 44 tahun ditangkap pada Minggu karena diduga sengaja memicu kebakaran di pulau tersebut. Menurut estimasi awal dari pemantau iklim meteo.gr milik Observatorium Nasional Yunani, lebih dari 6.500 hektare lahan telah terbakar akibat sejumlah kebakaran yang melanda kawasan Teluk Korintus hingga Porto Germeno. Meskipun kecepatan angin dilaporkan sedikit melemah dibandingkan beberapa hari sebelumnya, kondisi cuaca masih dianggap tidak mendukung. Embusan angin dari utara tetap cukup kuat, sehingga menyulitkan upaya pemadaman kebakaran yang sedang berlangsung. Sumber Detik.com
Tirani Totalitas