Jaksa ICC Dipecat Terkait Skandal Seks
Karim Khan dipecat sebagai jaksa ICC akibat tuduhan pelanggaran seksual, dengan 82 negara anggota mendukung keputusan...
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengambil langkah tegas dengan memecat Karim Khan dari jabatannya sebagai jaksa. Pemecatan ini terjadi setelah munculnya tuduhan pelanggaran seksual yang melibatkan Khan. Menurut informasi yang dirangkum dari Reuters, keputusan ini diambil pada hari Jumat, 24 Juli 2026, melalui pemungutan suara yang melibatkan 82 dari 125 negara anggota ICC. Khan, yang berusia 56 tahun, telah membantah semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Pengacaranya mengklaim bahwa proses pemungutan suara tersebut tidak adil secara prosedural dan tidak didukung oleh bukti yang cukup. Mereka menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada. Keputusan pemecatan ini juga muncul di tengah ketegangan yang lebih besar antara ICC dan pemerintah Amerika Serikat. AS baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meluncurkan kampanye diplomatik yang bertujuan untuk membubarkan ICC, yang dianggapnya mengancam kedaulatan negara tersebut. Tuduhan terhadap Khan berfokus pada dugaan adanya hubungan seksual yang tidak pantas dengan seorang pengacara junior di ICC. Para diplomat yang berperan sebagai pengawas ICC menyatakan bahwa mereka menemukan bukti yang cukup untuk merekomendasikan pemecatan Khan. Pemungutan suara yang menghasilkan pemecatan Khan berlangsung di markas besar PBB di New York, di mana sebagian besar negara anggota mendukung keputusan tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen ICC terhadap integritas dan etika dalam lembaganya. Sebelumnya, dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut bahwa terdapat individu-individu yang dianggap tidak kompeten di ICC. Ia menegaskan bahwa tidak mungkin pejabat politik atau militer AS akan diadili di pengadilan tersebut, menunjukkan ketidakpuasan pemerintah AS terhadap ICC. AS sendiri bukan anggota ICC, namun telah menjatuhkan sanksi kepada sejumlah hakim dan jaksa ICC, termasuk Karim Khan. Sanksi ini diambil setelah ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel dan mantan Menteri Pertahanan Israel, serta menyelidiki tindakan pasukan AS di Afghanistan. Sumber Detik.com
Tirani Totalitas