Kecantikan Terumbu Karang Tersembunyi di Laut Tarakan

Kecantikan Terumbu Karang Tersembunyi di Laut Tarakan

Temuan terumbu karang menakjubkan di Laut Tarakan yang tersembunyi di balik keruhnya air laut, diungkap oleh Komunitas...

Laut Tarakan sering kali dianggap keruh dan dipenuhi sampah oleh penduduk setempat. Namun, di balik kondisi tersebut, keindahan terumbu karang dan biota laut eksotis justru tersembunyi. Temuan ini diungkap oleh Komunitas Freedivers Tarakan, yang mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat potensi bawah laut yang ada. Bilal, salah satu anggota komunitas, menyatakan bahwa banyak warga yang skeptis dan tidak percaya akan keberadaan terumbu karang di laut Tarakan. Dia mengungkapkan bahwa beberapa orang bahkan telah tinggal di Tarakan selama puluhan tahun tanpa pernah menyelam untuk mengeksplorasi keindahan bawah lautnya. Di balik keruhnya air laut, Bilal dan rekan-rekannya menemukan hamparan terumbu karang yang masih terjaga di perairan Tarakan Timur. Mereka juga menjumpai berbagai jenis ikan, mulai dari ikan Clownfish hingga Angler Fish, yang menambah daya tarik keindahan bawah laut Tarakan. Lebih jauh, Bilal bercerita tentang pengalaman berenang bersama penyu hijau dan lumba-lumba yang melintas di sekitar perairan. Menariknya, ada lumba-lumba dengan corak warna pink yang dapat ditemukan di Tarakan, menambah daya tarik ekosistem laut ini. Namun, keindahan ini berada di bawah ancaman serius. Stigma tentang 'laut kotor' disebabkan oleh banyaknya sampah plastik, terutama di pesisir timur. Komunitas Freedivers mencatat bahwa sampah tersebut sebagian besar berasal dari botol pelampung yang dibuang oleh petani rumput laut. Ancaman lain yang dihadapi ekosistem bawah laut adalah jaring nelayan yang terabaikan. Bilal mengungkapkan bahwa banyak penyu mati karena terjerat jaring yang ditinggalkan. Selain itu, lalu lintas laut yang padat juga meningkatkan risiko bagi penyu yang mencoba mengambil napas di permukaan. Komunitas Freedivers Tarakan merasa dilema; mereka ingin menunjukkan keindahan laut Tarakan, tetapi khawatir akan eksploitasi yang mungkin terjadi. Mereka menolak memberikan informasi tentang lokasi terumbu karang agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bilal menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat untuk menjaga keindahan laut. Ia berharap pemerintah dan masyarakat dapat lebih menyadari potensi yang dimiliki dan menjaga ekosistem laut agar tetap terjaga. Sumber Detik.com

Tirani Totalitas