Kemenag Luncurkan Platform AI Smart PAI untuk Pembelajaran Agama Islam

Kemenag Luncurkan Platform AI Smart PAI untuk Pembelajaran Agama Islam

Kemenag memperkenalkan Smart PAI, platform AI untuk pendidikan agama Islam, menegaskan pentingnya peran guru dalam...

Kementerian Agama (Kemenag) baru saja merilis sebuah platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dinamakan Smart PAI. Platform ini dirancang untuk mendukung pembelajaran pendidikan agama Islam dengan mengacu pada buku-buku resmi Kemenag yang telah teruji secara akademik. Tim pengembang Smart PAI, Aditya Putri Pertiwi, menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan oleh AI ini bersumber dari 40 buku yang diluncurkan bersamaan dengan platform ini. Jika pertanyaan pengguna tidak ada dalam buku-buku tersebut, sistem akan menjawab bahwa informasi itu tidak tersedia. Smart PAI dapat diakses oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar PAUD hingga mahasiswa, serta guru dan masyarakat umum. Melalui platform ini, pengguna dapat mengakses 40 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti secara gratis melalui perangkat ponsel atau komputer. Kemenag juga merilis 39 buku pelajaran utama untuk berbagai tingkat pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB, serta satu buku panduan PAI untuk perguruan tinggi. Pengguna dapat dengan mudah berinteraksi dengan AI untuk mencari informasi spesifik, seperti bab tertentu atau ayat Al-Qur'an. Peluncuran Smart PAI ini merupakan langkah modernisasi dalam sistem belajar mengajar agama Islam. Direktorat Pendidikan Agama Islam merancang ekosistem yang komprehensif, mencakup sistem manajemen belajar, perpustakaan digital, sarana ujian, dan analisis kemajuan belajar siswa. Platform ini menawarkan delapan fitur komprehensif, termasuk buku digital PAI, asisten AI interaktif, bank soal, dan portal registrasi untuk siswa dan guru. Semua materi sudah diselaraskan dengan program-program pendidikan terbaru, seperti Tuntas Baca Al-Qur'an dan Kurikulum Cinta. Untuk menggunakan platform ini, pengguna hanya perlu mengunjungi situs resmi Smart PAI, mengisi formulir pendaftaran, dan mengikuti langkah-langkah untuk mendapatkan akses ke semua materi yang tersedia. Meskipun Smart PAI menghadirkan teknologi canggih, Kemenag menegaskan bahwa peran guru dalam pendidikan tidak bisa digantikan oleh teknologi. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menekankan bahwa penanaman akhlak dan moral masih memerlukan sosok pendidik manusia. Dengan kombinasi teknologi dan bimbingan guru, diharapkan akses pendidikan Islam yang berkualitas dapat lebih mudah dijangkau oleh generasi muda di era digital ini. Sumber Detik.com

Tirani Totalitas