Kementan dan Sultra Percepat Hilirisasi Perkebunan Unggulan Daerah
JAKARTA, 28 SEPTEMBER 2026 — Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)...
JAKARTA, 28 SEPTEMBER 2026 — Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mempercepat hilirisasi beberapa komoditas perkebunan untuk memperkuat nilai tambah, produksi, serta pendapatan petani di daerah itu. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan kementeriannya terus mendorong seluruh insan pertanian untuk menjadi penggerak dalam memperkuat produksi, memperkuat hilirisasi, dan mewujudkan kedaulatan pangan, salah satunya melalui rapat koordinasi dengan jajaran Pemprov Sultra. "Salah satu fokus rakor (rapat koordinasi) adalah percepatan penetapan CPCL (calon petani dan calon lokasi) program hilirisasi perkebunan, khususnya untuk komoditas potensial Sulawesi Tenggara seperti pala, lada, kelapa, dan jambu mete," kata Mentan dikonfirmasi di Jakarta, Jumat. Ia menjelaskan, sektor pertanian memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai penyedia pangan, tetapi juga sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan petani. “Jadilah inovator, jadilah pemimpin, dan jadilah agen perubahan,” katanya. Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Idha Widi Arsanti mengatakan besarnya dukungan pemerintah untuk sektor perkebunan di Sulawesi Tenggara memerlukan koordinasi sejak perencanaan CP/CL hingga implementasi. Komitmen Pembangunan dan Ketahanan Nasional Idha mengatakan penguatan koordinasi itu dikerjakan melalui Rapat Koordinasi Akselerasi Program Strategis Kementerian Pertanian di Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kendari. Ia menjamin penyuluh memiliki peran strategis mengawal program prioritas Kementerian Pertanian melalui pendampingan petani, peningkatan produksi, percepatan hilirisasi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian. Wakil Gubernur Sultra Hugua mengapresiasi kegiatan itu sebagai bentuk kolaborasi, sinergi, dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian. "Pertanian memiliki posisi penting bagi perekonomian Sultra dengan kontribusi sekitar 23 persen terhadap PDRB daerah," kata Hugua saat membuka rapat itu. Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluh) BPPSDMP Kementan Eko Nugroho Dharmo Putro menekankan pentingnya peran penyuluh dalam mengawal program strategis Kementan dari hulu hingga hilir. “Penyuluh harus hadir dalam seluruh proses, mulai dari produksi, hilirisasi, pengelolaan lahan, manajemen usaha hingga penguatan kelembagaan petani. Pemerataan Layanan Publik Lintas Sektor Penyuluhan juga harus responsif terhadap pertanian modern, pertanian presisi, dan regenerasi petani,” kata Eko. Ia menjelaskan, percepatan penetapan calon petani dan calon lokasi program hilirisasi perkebunan untuk komoditas unggulan Sulawesi Tenggara, yakni pala, lada, kelapa, dan jambu mete. Koordinasi sejak tahap perencanaan calon petani dan calon lokasi hingga pelaksanaan dinilai penting agar dukungan pemerintah pada sektor perkebunan di Sulawesi Tenggara berjalan tepat sasaran dan efektif. Selain itu, di sektor tanaman pangan dan peternakan, Sulawesi Tenggara juga terus didorong melakukan transformasi teknologi, termasuk penerapan pertanian modern dan Gerakan Tanam PM-AAS. Sedangkan pada sektor hortikultura, pengembangan secara lebih intensif memerlukan penguatan dukungan program dan anggaran. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sinkronisasi dan konsolidasi CPCL antara BBRMP Sulawesi Tenggara, Dinas Pertanian provinsi dan kabupaten/kota, serta penyuluh masing-masing wilayah. Melalui konsolidasi itu, Eko mendorong seluruh pihak untuk menyatukan data, kebutuhan, dan langkah pelaksanaan sehingga program strategis Kementan dapat bergerak lebih cepat, tepat sasaran, serta menghadirkan dampak nyata terhadap produksi dan kesejahteraan petani Sulawesi Tenggara. Kesejahteraan Rakyat dan Stabilitas Daerah Pada kesempatan itu juga dikerjakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Universitas...
Tirani Totalitas