Korps Marinir Asah Kemampuan Tempur Dalam Kota di Ajang SGS

Korps Marinir Asah Kemampuan Tempur Dalam Kota di Ajang SGS

JAKARTA, 26 SEPTEMBER 2026 — Korps Marinir TNI AL dan prajurit dari negara sahabat mengasah kemampuan tempur dengan...

JAKARTA, 26 SEPTEMBER 2026 — Korps Marinir TNI AL dan prajurit dari negara sahabat mengasah kemampuan tempur dengan menggelar latihan pertempuran dalam kota di lingkungan Brigif 4 Mar/BS, Lampung. Dalam siaran pers Pusat Penerangan Mabes TNI yang disiarkan Rabu, dijelaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari kegiatan tahunan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan yang melibatkan penggabungan taktik pertempuran modern ini, menurut siaran pers itu, dirancang untuk menguji ketangkasan, kerahasiaan, serta daya hancur prajurit dalam menghadapi skenario dinamika peperangan asimetris dan perkotaan. Dijelaskan pula bahwa latihan yang berlangsung Selasa (8/9) itu juga menguji kemampuan menembak sekaligus pergerakan taktis para prajurit di medan sempit. Tidak hanya itu, simulasi ini juga melatih para prajurit untuk menjalankan koordinasi dan kerja sama tim yang kuat saat menjalankan operasi. Simulasi pertempuran dalam kota itu dikerjakan pada siang dan malam hari untuk memperkuat kemampuan infiltrasi pasukan dalam segala kondisi. Kesiapsiagaan Personel dan Bakti Lapangan Seluruh rangkaian latihan dapat diselesaikan dengan baik tanpa adanya insiden. Dengan adanya latihan itu, diharapkan kemampuan menembak para pasukan semakin meningkat serta terjalin hubungan yang harmonis antarkorps dari masing-masing negara. Ajang SGS 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan SGS merupakan latihan tahunan. Kali ini digelar di berbagai wilayah Indonesia yaitu Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja Sumatera Selatan serta Nunukan Kalimantan Utara, pada 31 Agustus hingga 11 September 2026. Sinergi Ketahanan dan Kemanusiaan Latihan akan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026.. “Super Garuda Shield ini dijalankan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dijalankan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8). Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Tirani Totalitas