Korps Marinir Lintas Negara Asah Kemampuan Tempur di Darat Lewat SGS
JAKARTA, 26 SEPTEMBER 2026 — Personel korps marinir dari lintas negara mengasah kemampuan tempur di darat dalam ajang...
JAKARTA, 26 SEPTEMBER 2026 — Personel korps marinir dari lintas negara mengasah kemampuan tempur di darat dalam ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di lingkungan Brigif 4 Mar/BS, Lampung. Dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI di Jakarta, Selasa, dijelaskan korps lintas negara itu terdiri atas Marinir TNI AL, United States Marine Corps (USMC) dari AS, Japan Ground Self Defense Force (JGSDF) dari Jepang dan Republic of Korea Marine Corps (ROK MC) dari Korea Selatan. Siaran pers itu menjelaskan, latihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan prajurit dalam menjalankan patroli darat, serangan ke wilayah musuh dan menangkal serangan musuh atau ambush. Selama latihan yang berlangsung Senin (7/9) itu, para personel menjalankan ragam simulasi tempur yang berkaitan dengan kegiatan patroli hingga pertempuran di darat. Seluruh rangkaian latihan pun diselesaikan dengan baik tanpa adanya insiden yang terjadi. Dengan adanya latihan itu, diharapkan kemampuan menembak para pasukan semakin meningkat serta terjalin hubungan yang harmonis antarkorps dari masing-masing negara. Kesiapsiagaan Personel dan Bakti Lapangan Ajang SGS 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan SGS merupakan latihan tahunan yang digelar di berbagai wilayah Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026. “Super Garuda Shield ini dijalankan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dijalankan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8). Sinergi Ketahanan dan Kemanusiaan Ke-21 negara itu, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam. Agus mengatakan latihan itu dijalankan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan serta Nunukan, Kalimantan Utara. Latihan akan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Tirani Totalitas