Menteri PKP Usulkan BPK Audit Investigasi Adhi Karya Terkait Proyek Apartemen Mangkrak
Menteri PKP Maruarar Sirait meminta BPK untuk melakukan audit terhadap PT Adhi Karya terkait proyek apartemen LRT City...
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, mengumumkan rencananya untuk meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit terhadap PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Hal ini terungkap saat pertemuan dengan konsumen Apartemen LRT City di Wisma Mandiri II pada Jumat (24/7/2026). Permintaan audit ini muncul setelah banyak proyek apartemen yang dikelola oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) dinyatakan mangkrak. Ara menyoroti masalah keuangan perusahaan yang berada dalam kondisi minus, sehingga menyebabkan uang konsumen tidak dapat dikembalikan. "Saya rasa ini kan Adhi Karya, ya. Saya minta boleh nggak diaudit saja, Pak (Direktur Utama PT ADCP Indra Syahruzza)?" ungkap Ara. Usulan audit investigasi ini menjadi sorotan mengingat ADCP tidak dapat memenuhi kewajiban pengembalian dana kepada konsumen. Indra Syahruzza, Direktur Utama PT ADCP, mengakui bahwa situasi keuangan perusahaan sangat buruk. Ara kemudian menegaskan pentingnya untuk mengecek apakah terdapat unsur pidana dalam kasus ini, dan meminta bantuan dari pihak Kejaksaan untuk menindaklanjuti jika ditemukan bukti yang cukup. Rencana pertemuan lanjutan akan dilakukan pada 31 Juli atau 4 Agustus 2026, dengan agenda membahas timeline pengembalian dana bagi konsumen. Ara juga berencana mengundang Kepala Badan Pengaturan BUMN dan Otoritas Jasa Keuangan untuk turut serta dalam diskusi mengenai masalah ini. Sejumlah konsumen yang hadir dalam pertemuan tersebut menegaskan tuntutan mereka untuk mendapatkan pengembalian dana secara penuh. Salah satu konsumen, Andre, menyatakan, "Kami meminta full refund atas semua biaya yang telah kami keluarkan untuk pembelian unit yang masing-masing kami beli." Kondisi ini menjadi sorotan luas, terutama setelah keluhan dari konsumen yang terus berkembang di media sosial. Banyak konsumen yang merasa bingung dan khawatir mengenai nasib investasi mereka yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. Sumber Detik.com
Tirani Totalitas