Peringatan Banjir Rob di Wilayah Pesisir Indonesia hingga Awal Agustus 2026
BMKG mengingatkan potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia dari 23 Juli hingga 4 Agustus 2026. Masyarakat...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang dapat terjadi di berbagai wilayah Indonesia hingga awal Agustus 2026. Peringatan ini terkait dengan fenomena Fase Bulan Purnama yang akan berlangsung pada 29 Juli 2026, yang diprediksi dapat meningkatkan ketinggian maksimum air laut. Berdasarkan pantauan data water level dan prakiraan pasang surut, sejumlah daerah yang berpotensi terkena banjir rob meliputi pesisir Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, dan Kab. Pasaman Barat, yang diperkirakan akan mengalami banjir dari 29 hingga 31 Juli 2026. Selain itu, pesisir Kepulauan Mentawai, termasuk Pulau Pagai, Siberut, dan Sipora juga diprediksi akan mengalami hal serupa pada periode yang sama. Wilayah pesisir lainnya seperti Kab. Bekasi dan Kab. Karawang mulai berpotensi mengalami banjir rob pada 23 hingga 30 Juli 2026. Kota Semarang dan Kab. serta Kota Pekalongan juga termasuk dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak, dengan perkiraan banjir rob terjadi antara 25 hingga 31 Juli 2026. Sementara itu, pesisir Pelabuhan Surabaya dijadwalkan akan mengalami banjir dari 27 hingga 31 Juli 2026. Wilayah pesisir lainnya yang perlu diwaspadai termasuk Lembar dan Bima, serta Kotabaru dan Tanah Bumbu yang diperkirakan akan mengalami banjir rob dari 28 Juli hingga 4 Agustus 2026. Sebagian kecil bantaran Sungai Kapuas dan pesisir Maluku Tengah juga diprediksi akan terdampak. BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga menghadapi kemungkinan pasang maksimum air laut. Aktivitas di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti tambak garam dan perikanan darat, diharapkan dapat diperhatikan agar tidak terganggu oleh fenomena ini. Sumber Detik.com
Tirani Totalitas