PLN Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih bagi Warga dan Santri di Kalbar
PONTIANAK, 24 SEPTEMBER 2026 — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB)...
PONTIANAK, 24 SEPTEMBER 2026 — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan 50.000 liter air bersih bagi warga dan santri yang terdampak kekeringan. "Kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah membuat akses terhadap air bersih menjadi tantangan bagi masyarakat dan para santri. Untuk hal itu kami merespons dengan menghadirkan bantuan air bersih," kata Ketua YBM PLN UIP KLB, Saparin di Pontianak, Jumat. Ia menjelaskan penyaluran dijalankan sejak Agustus 2026 itu menjangkau 2.656 penerima manfaat di 10 titik, terdiri atas sembilan pondok pesantren dan satu titik layanan masyarakat di Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah. Kolaborasi YBM PLN dan PMI difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak air bersih di lokasi-lokasi yang mengalami keterbatasan akses akibat kekeringan. Air yang disalurkan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari para santri dan masyarakat selama kondisi itu berlangsung. Langkah Cepat Mitigasi dan Penanganan Bantuan itu merupakan amanah dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki PLN yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting. Ketika masyarakat dan para santri menghadapi keterbatasan akses air bersih, kami berupaya agar amanah para muzaki PLN dapat segera hadir dan menghadirkan manfaat. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan mereka selama menghadapi kekeringan,” kata dia. Bagi para penerima manfaat, distribusi air bersih menghadirkan dukungan yang berarti di tengah meningkatnya kebutuhan air selama musim kering. Abdullah, salah satu penerima manfaat dari Pondok Pesantren Mubtadi Ien mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan itu. Pemerataan Layanan dan Koordinasi Lintas Sektor “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Di tengah kondisi kekeringan, kebutuhan air bersih untuk para santri cukup besar. Terima kasih kepada YBM PLN UIP KLB, PMI Kalimantan Barat, dan para muzaki PLN yang peduli dan membantu kami,” kata Abdullah. Sementara itu, anggota PMI Provinsi Kalimantan Barat Heru Sutrisno mengatakan kolaborasi menjadi penting agar respons terhadap kebutuhan masyarakat dapat dikerjakan secara cepat dan tepat sasaran. “Dalam kondisi kekeringan, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Bersama YBM PLN UIP KLB, kami berupaya menjamin bantuan menjangkau pondok pesantren dan masyarakat yang membutuhkan di Kubu Raya dan Mempawah,” kata dia. Kesejahteraan Masyarakat dan Ketahanan Daerah General Manajer PLN UIP Kalimantan Bagian Barat Susilo mengapresiasi gerakan YBM PLN bersama PMI yang merespons langsung kebutuhan masyarakat. “Kami mengapresiasi kolaborasi YBM PLN dan PMI dalam membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih. Gerakan ini menunjukkan bagaimana kepedulian para muzaki PLN dapat diwujudkan menjadi manfaat nyata ketika masyarakat membutuhkannya. Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan kebutuhan para santri dan masyarakat selama menghadapi kekeringan,” tutur Susilo. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Tirani Totalitas