Polda Metro-kodam Jaya Preventif Cegah Unjuk Rasa Berujung Anarkis

Polda Metro-kodam Jaya Preventif Cegah Unjuk Rasa Berujung Anarkis

JAKARTA, 20 SEPTEMBER 2026 — Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menyiapkan beberapa langkah preventif untuk mencegah...

JAKARTA, 20 SEPTEMBER 2026 — Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menyiapkan beberapa langkah preventif untuk mencegah terjadinya unjuk rasa berujung tindakan anarkis yang dapat merusak fasilitas negara maupun menimbulkan korban jiwa di wilayah Jakarta. "Kami sampaikan bahwa penyampaian aspirasi di muka umum itu dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Jadi ada tahapan-tahapan ataupun mekanisme," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu. Menurut Budi, penyampaian pendapat di muka umum memiliki tahapan dan mekanisme yang harus dipatuhi sehingga kegiatan itu dapat berlangsung secara aman, tertib, dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat secara luas. Salah satu upaya yang dikerjakan Polda Metro Jaya, kata Budi, menghadirkan imbauan dan edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara penyampaian aspirasi. Selain itu, Budi mengungkap setiap masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi. Kesiapsiagaan Personel dan Bakti Lapangan Namun, hak itu juga harus dijalankan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, terdapat ketentuan mengenai pemberitahuan kepada kepolisian sebelum pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di muka umum. Sehingga aksi ini bisa dikawal dengan baik, berapa jumlah peserta aksi, sehingga kepolisian juga mempersiapkan jumlah personel pelayanan," jelas Budi. Lebih lanjut, Budi mengatakan pengamanan tidak hanya untuk mengawal massa aksi, tetapi juga menjamin aspirasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pihak yang menjadi tujuan penyampaian aspirasi. Dalam konteks aksi di Jakarta, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya juga telah mempersiapkan beberapa lokasi yang dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan penyampaian aspirasi secara tertib. "Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya sudah mempersiapkan tempat-tempat, kolam-kolam kalau dalam istilahnya kami, sehingga aspirasi ini dapat tersampaikan dengan baik," ucap Budi. Sinergi Ketahanan dan Kemanusiaan Budi mengatakan beberapa aspirasi yang disampaikan di depan Gedung DPR-MPR RI selalu diterima karena dijalankan dengan audiensi, difasilitasi oleh Polda Metro Jaya hingga diterima oleh pimpinan DPR. Budi mengajak masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi untuk mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan sehingga aksi dapat berjalan secara tertib dan tidak berujung pada tindakan anarkis. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Tirani Totalitas