Polisi Tangkap Juru Parkir Liar di Cibodas Setelah Viral Memalak Wisatawan
Polisi Cianjur menangkap juru parkir liar Ahmad Hidayat setelah viral memalak wisatawan di Cibodas. Tindakan tegas akan...
Ahmad Hidayat, seorang juru parkir liar berusia 48 tahun, telah ditangkap oleh polisi setelah terlibat dalam praktik pungutan liar di kawasan Wisata Cibodas. Penangkapan ini dilakukan sebagai respons terhadap video yang viral di media sosial, menunjukkan Hidayat memaksa wisatawan untuk membayar biaya parkir. Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho, menjelaskan bahwa pihaknya segera menerjunkan anggota ke lokasi untuk mengamankan pelaku. "Kami langsung amankan pelaku dan minta keterangan terkait dugaan aksi pungli," ujarnya pada Minggu, 2 Agustus 2026. Menurut Alexander, tindakan pungli yang dilakukan Hidayat dipicu oleh himpitan ekonomi. "Pelaku biasanya bekerja sebagai sopir, namun karena tidak ada pekerjaan, ia melakukan tindakan tersebut," tambahnya. Setelah pemeriksaan, Hidayat menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang dirugikan. Polisi menyatakan bahwa korban dan pelaku telah sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara musyawarah. "Pelaku sudah meminta maaf secara langsung kepada korban, namun tetap kami terapkan wajib lapor," kata Alexander. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku pungutan liar di wilayah Cianjur. Alexander juga mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap tindakan pungli melalui nomor darurat 110. "Kami akan tindak tegas. Cianjur harus bersih dari segala bentuk pungli," tegasnya. Sebelumnya, kasus ini menjadi viral setelah seorang wisatawan terlibat cekcok dengan Hidayat yang mendatangi mereka dan meminta uang parkir. Meski telah membayar tiket masuk, wisatawan tersebut tetap dipaksa untuk membayar biaya tambahan sebesar Rp 10 ribu. Hidayat bahkan mengancam akan mengusir mereka jika tidak membayar. Ulah Hidayat yang melarang wisatawan asal Timur Tengah untuk berkunjung ke Cibodas menambah kontroversi dalam kasus ini. Ia tampak tidak takut dengan konsekuensi dari tindakannya, bahkan jika dapat berujung pada penutupan kawasan wisata tersebut. Sumber Detik.com
Tirani Totalitas