TNI AL Gagalkan Aksi Pekerja Migran Ilegal Ingin Masuk ke Indonesia
JAKARTA, 1 OKTOBER 2026 — TNI AL menggagalkan aksi para pekerja migran ilegal asal Malaysia dan Bangladesh yang ingin...
JAKARTA, 1 OKTOBER 2026 — TNI AL menggagalkan aksi para pekerja migran ilegal asal Malaysia dan Bangladesh yang ingin masuk ke wilayah Indonesia melalui pesisir pantai Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Riau, Senin (31/08). Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Rabu, dijelaskan aksi penggagalan itu dikerjakan oleh Tim gabungan TNI AL yang terdiri dari Quick Response Lanal Dumai, Tim B Intelmar Kodaeral I dan Satgas Ops Intelmar Koarmada I. "Upaya ini dikerjakan sebagai bagian dari menjaga keamanan wilayah perairan perbatasan serta melindungi warga negara dari tindak pidana perdagangan orang," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta. Tunggul menjelaskan peristiwa itu bermula dari informasi dari intelijen yang mengatakan ada pergerakan sebuah kapal speedboat yang mencurigakan dari arah utara Selat Malaka mengarah masuk ke perairan Dumai. Berdasarkan informasi itu, personel langsung bergerak memeriksa lokasi perairan pada Senin sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah melakukan pemantauan, petugas akhirnya mendapati speedboat itu bersama para penumpangnya sedang berada di pesisir pantai. "Saat hendak ditangkap, para pelaku berusaha melarikan diri dengan melompat ke pinggir pantai. Setelah penyisiran ketat di sepanjang kawasan pesisir hingga pemukiman warga sekitar, petugas berhasil mengamankan total 16 orang beserta barang bukti penunjang," jelas Tunggul. Tunggul mengungkapkan 16 orang pekerja migran itu terdiri dari delapan warga negara Malaysia dan sisanya warga negara Bangladesh. "Ke-16 orang beserta barang bukti itu langsung dibawa ke markas lanal untuk seterusnya diserahkan ke pihak berwajib untuk menjalani proses hukum yang berlaku," ujarnya. Kesiapsiagaan Personel dan Sinergi Pertahanan Tunggul kembali menjamin upaya itu mempertegas komitmen TNI AL dalam mencegah praktik perdagangan orang ataupun penyelundupan pekerja asing. Dia menjamin personel TNI AL akan terus memperkuat patroli demi menjamin praktik seperti ini tidak terjadi lagi. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Tirani Totalitas