TNI dan US Army Latih Kemampuan Rudal Hadapi Serangan Udara
JAKARTA, 18 SEPTEMBER 2026 — TNI dan personel US Army menggelar latihan menembak rudal untuk memperkuat kemampuan...
JAKARTA, 18 SEPTEMBER 2026 — TNI dan personel US Army menggelar latihan menembak rudal untuk memperkuat kemampuan menghadapi serangan udara dalam Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS) 2026. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan SGS merupakan latihan tahunan yang melibatkan 21 negara dengan 4.743 personel dan 12 materi latihan. "Super Garuda Shield ini dijalankan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dijalankan," kata Agus. Latihan menembak rudal berlangsung di Lapangan Tembak Staling Armed Puslatpur Kodiklat TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (9/9), sebagai bagian dari rangkaian SGS 2026. Kesiapsiagaan Personel dan Bakti Lapangan Selain itu, latihan itu bertujuan memperkuat interoperabilitas dan menyamakan prosedur TNI dengan US Army dalam penggunaan senjata berat. Dalam latihan itu, personel TNI dan US Army mengoperasikan sistem persenjataan artileri masing-masing. Batalyon Arhanud 10/Dam Jaya mengoperasikan rudal Mistral, sedangkan US Army menggunakan rudal Stinger. Seluruh rangkaian latihan dapat diselesaikan dengan baik tanpa insiden. Latihan itu diharapkan memperkuat kemampuan menembak personel sekaligus memperkuat hubungan antarkorps kedua negara. SGS 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam. Sinergi Ketahanan dan Kemanusiaan Para peserta mengikuti latihan untuk menguji kesiapan operasional pasukan, memperkuat diplomasi pertahanan, serta memperkuat kemampuan menghadapi berbagai tantangan keamanan. Latihan tahun ini berlangsung di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan, serta Nunukan, Kalimantan Utara, pada 31 Agustus hingga 11 September 2026. Latihan SGS 2026 dijadwalkan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Tirani Totalitas