Tragedi Satpam Jatiluhur: Dedikasi Seorang Ayah yang Hilang

Tragedi Satpam Jatiluhur: Dedikasi Seorang Ayah yang Hilang

Sumarno, petugas keamanan di Waduk Jatiluhur, tewas tragis. Ia dikenal sebagai sosok ayah yang bertanggung jawab dan...

Sumarno (43), seorang petugas keamanan di Waduk Jatiluhur, ditemukan tewas secara tragis pada Jumat (24/7). Dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi, ia juga merupakan ayah yang hangat bagi keluarganya. Keluarga Sumarno mengungkapkan betapa ia selalu memastikan anak-anaknya sampai ke sekolah dengan selamat, meskipun jadwal kerjanya sangat padat. "Ia adalah contoh nyata tanggung jawab kepada anak dan istri, selalu mengantarkan anaknya sekolah," ucap Usep (53), kakak ipar korban, di rumah duka. Kepergian Sumarno juga meninggalkan duka mendalam bagi warga Desa Kembang Kuning. Di balik seragamnya sebagai petugas keamanan Perum Jasa Tirta (PJT) II, ia dikenal sebagai sosok yang dipercaya oleh banyak orang. Selain tugasnya sebagai satpam, Sumarno juga aktif dalam Perlindungan Masyarakat (Linmas) di desanya. "Almarhum adalah orang baik dan sangat dipercaya oleh pihak perusahaan serta pemerintah desa," tambah Usep. Setelah penemuan jasadnya dalam keadaan terborgol, keluarga memilih untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kematiannya. Mereka menaruh kepercayaan penuh kepada proses hukum yang sedang berjalan. "Kami percayakan kepada pihak berwajib. Harapan kami, semoga kasus ini cepat terungkap," tegas Usep. Fokus keluarga kini adalah memberikan dukungan kepada istri dan kedua anak almarhum yang masih berduka. Keluarga juga mengapresiasi perhatian dari masyarakat dan rencana bantuan beasiswa untuk pendidikan anak-anak Sumarno. Mereka memilih untuk tetap tenang dan menyerahkan penyelidikan kepada aparat berwenang. "Ini adalah kewenangan aparat. Saya akan fokus mendampingi istri almarhum dan keluarga agar tetap tabah," tutup Usep. Sumber Detik.com

Tirani Totalitas