Wamenko Pangan Luncurkan Kampanye Merdeka dari Sampah di ULM

Wamenko Pangan Luncurkan Kampanye Merdeka dari Sampah di ULM

BANJARMASIN, 24 SEPTEMBER 2026 — Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq...

BANJARMASIN, 24 SEPTEMBER 2026 — Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq meluncurkan kampanye “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam rangkaian peringatan World Cleanup Day yang diperingati 20 September. "Bertepatan momentum HUT ke-81 RI, kampanye ini sebagai ajakan kepada generasi muda mewujudkan kemerdekaan dari sampah melalui gerakan tagar #kami13juta," kata Hanif di Banjarmasin, Selasa. Dia menjelaskan kampanye itu berjalan selama lebih dari dua bulan, mulai 17 Agustus hingga 28 Oktober 2026. Kampanye menyasar pemuda-pemudi di seluruh provinsi Indonesia sebagai motor penggerak aksi bersih-bersih dan perubahan perilaku pengelolaan sampah, mulai dari lingkungan kampus, komunitas, hingga masyarakat pesisir dan pedesaan di berbagai daerah. Melalui tagar #kami13juta, penyelenggara mengajak jutaan anak muda dari Sabang sampai Merauke untuk mengambil bagian dalam aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan, sungai, dan wilayah pesisir dari sampah, selaras dengan misi global World Cleanup Day yang tahun ini diperingati serentak di lebih dari 211 negara pada 20 September 2026. Hanif menyatakan mendukung penuh kegiatan dan meyakini kebiasaan kecil yang dikerjakan dapat menghadirkan dampak nyata di kemudian hari. Langkah Cepat Mitigasi dan Penanganan “Mudah-mudahan ini mampu menularkan semangat edukasi, membangun kapasitas budaya kita untuk menjadi negara maju nantinya,” ucapnya. Sejalan dengan Wamen, Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri menyatakan perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat agar bisa menghadirkan dampak nyata di luar kampus. “Kita membentuk UKM peduli sampah yang diharapkan menjadi wakil ULM untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari penanganan sampah,” katanya. Andy Bahari selaku National Leader World Cleanup Day Indonesia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam kampanye ini. Aksi ini juga didukung RiveCaReGeneration, gerakan pemulihan sungai dan kawasan perairan, serta ATNESA (Pemuda Tani Nelayan Pedesaan) yang berfokus pada pemberdayaan pemuda di sektor pertanian dan perikanan pedesaan. Dukungan itu memperkuat pendekatan pentahelix dalam kampanye, yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, komunitas pemuda, serta organisasi pegiat lingkungan dan pesisir. Pemerataan Layanan dan Koordinasi Lintas Sektor Rangkaian kampanye akan diisi dengan berbagai aksi bersih-bersih, edukasi pemilahan sampah, serta kegiatan pelibatan komunitas pemuda yang digelar serentak di berbagai provinsi di seluruh Indonesia, dengan ULM sebagai titik peluncuran nasional. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Tirani Totalitas