Wamentan Saleh Mustafa, dari Medan Operasi Menuju Swasembada Pangan
JAKARTA, 4 OKTOBER 2026 — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wakil...
JAKARTA, 4 OKTOBER 2026 — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wakil Menteri Pertanian dalam rangkaian pelantikan pejabat kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024-2029 di Istana Negara. Pelantikan itu berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis, dengan Saleh Mustofa mengisi posisi Wamentan yang sebelumnya kosong hampir tiga bulan setelah Sudaryono dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Juli. Jabatan Wamentan kosong usai Sudaryono menjabat Kepala BGN setelah dilantik pada Rabu, 22 Juli 2026, di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Prabowo untuk menjalankan tugas baru dalam pemerintahan. Selain Saleh Mustofa, Presiden Prabowo juga melantik beberapa menteri koordinator, menteri, wakil menteri dan kepala badan lainnya dalam agenda resmi pengisian jabatan pemerintahan untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah. Sebelum pelantikan dimulai, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah janji jabatan kepada para pejabat yang dilantik sesuai agama masing-masing sebagai bagian dari proses resmi pengangkatan anggota kabinet Merah Putih sisa jabatan. Dalam prosesi itu, Prabowo menanyakan kesediaan para pejabat untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing sebelum menjalankan amanah sebagai menteri maupun wakil menteri pada periode pemerintahan yang masih berlangsung saat. Komitmen Pembangunan dan Ketahanan Nasional Para pejabat yang hadir kemudian menyatakan bersedia mengikuti sumpah janji jabatan yang dipimpin Presiden Prabowo setelah pertanyaan itu disampaikan dalam acara pelantikan resmi di Istana Negara Jakarta pada Kamis siang. Perjalanan panjang Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa memasuki babak baru setelah Presiden RI Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakil Menteri Pertanian. Pelantikan itu menempatkan sosok yang selama ini dikenal dari dunia operasi militer ke dalam ruang strategis pembangunan nasional, yakni memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan swasembada pangan. Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) itu dipercaya mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian yang sebelumnya kosong hampir tiga bulan setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala BGN. Nama Muhammad Saleh Mustafa tidak asing di lingkungan TNI Angkatan Darat. Perwira tinggi kelahiran Ternate, Maluku Utara, 14 Maret 1969, itu memiliki rekam jejak panjang dalam satuan tempur. Pemerataan Layanan Publik Lintas Sektor Lulusan Akademi Militer tahun 1991 itu mengawali pengabdiannya di kecabangan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan yang dikenal dengan tuntutan kemampuan kepemimpinan, strategi, dan ketangguhan di berbagai medan. Pengalaman di lingkungan pasukan khusus menjadi fondasi awal bagi perjalanan karier Saleh dalam mengemban berbagai tugas operasional hingga menduduki posisi strategis di tubuh TNI Angkatan Darat. Sepanjang kariernya, Saleh terlibat dalam beberapa penugasan operasi militer, mulai dari Operasi Seroja, Operasi Tinombala, operasi konflik Papua, hingga Operasi Damai Cartenz. Berbagai medan penugasan itu membentuk pengalaman Saleh dalam menghadapi situasi kompleks, membangun koordinasi, serta mengambil keputusan dalam kondisi penuh tantangan. Perjalanan Saleh di lingkungan militer terus berkembang dengan berbagai amanah kepemimpinan, baik di satuan operasional maupun struktur komando strategis TNI Angkatan Darat. Sebelum dipercaya sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada 15 Agustus 2025, Saleh terlebih dahulu menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI sejak 24 Juli 2024. Kesejahteraan Rakyat dan Stabilitas Daerah Jabatan itu menghadirkan pengalaman dalam bidang pengawasan, pembinaan organisasi, serta menjamin tata kelola institusi berjalan sesuai aturan dan prinsip profesionalisme. Sebelumnya, Saleh juga dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), salah satu satuan strategis TNI Angkatan Darat dengan cakupan tugas besar dalam menjaga kesiapan operasional. Ia menjadi salah satu Panglima Kostrad...
Tirani Totalitas